Open in Hush

Rjukan · 1 heart · 3 replies

Anak perempuan fatherless itu kegagalan laki-laki, tapi yg diserang malah korban kegagalan 😑😑🤡

3 replies

by ‎ ‎ ‎ ‎smokr · 0 hearts

Manusia modern suka "dininabonokan" dengan "keyword" yang bisa dijadikan kambing hitam sementaranya atas kesalahannya dalam berbagai keputusan. Dengan mengesampingkan bahwa banyak keputusan hidup yang sebetulnya dia ambil secara sadar.. cuma kalo ada eror hasilnya dari langkah dan keputusan yang dia ambil maka dia nyari keyword kambing hitam. Ketiadaan peran laki laki atau ayah tidak serta merta secara langsung menyebabkan krisis identitas dan ketidakstabilan mental pada wanita. Kadang ada bias di kepala kita bahwa "kita butuh alasan yang terasa masuk akal untuk disalahkan/dikambinghitamkan agar kita sedikit tenang atas kesalahan langkah yg kita buat" Kadang gue mikir gini... Masalahnya kebanyakan yang menyalahkan Fatherless dia cenderung abai sama keputusan keputusan hidup yang salah yang dia ambil secara sadar.

by ‎ ‎ ‎ ‎smokr · 0 hearts

Tidak semua Fatherless menjadi buruk, tidak semua Fatherless menjadi baik. Persebaran kecenderungannya ada ke arah positif ada yang ke arah negatif. Ada banyak variabel yang mempengaruhi, bahkan sebagian besar mungkin adalah keputusan keputusan hidup yang salah yang secara sadar kita ambil. Kita memilih berteman dengan si A, kita memilih berpacaran dengan si B, kita mentolerir tindakan yang salah dan terbiasa dengan pola itu. Terlalu banyak yang diabaikan variabel lainnya... Apalagi variabel variabel yang membuat kita terlihat negatif dan menciderai identitas dan ego kita kita cenderung menutupi ini.

by azure_msft · 0 hearts

Kalau emang ada masalah keluarga, tempat konsultasinya bukan di app anonim ke orang asing, tapi ke profesional. Jangan diobral status fatherless nya buat cari simpati doang.